Senin, 27 April 2015

MUBALIGH HIJRAH ''MANDING''



HIJRAH DI MANDING BANTUL
MUBALIGH HIJRAH PWM DIY 1435 H/2014M 

"BERPRASANGKALAH BAIK TERHADAP ALLAH, KARENA ALLAH TERGANTUNG PADA PRASANGKA HAMBANYA" وَذَٰلِكُمْ ظَنُّكُمُ الَّذِي ظَنَنتُم بِرَبِّكُمْ أَرْدَاكُمْ فَأَصْبَحْتُم مِّنَ الْخَاسِرِينَ "Dan yang demikian itu adalah prasangkamu yang telah kamu sangka kepada Tuhanmu, Dia telah membinasakan kamu, maka jadilah kamu termasuk orang-orang yang merugi"
 (FUSHILAT [41]: 23)
Alhamdulillah, dengan izin Allah pada tahun ini kita akan bertemu dengan bulan yang suci dan mulia yaitu bulan Ramadhan, bulan di mana diwajibkannya puasa dan diturunkannya Al Quran kepada Nabi Muhammad SAW sebagai hidayah kepada manusia. Bulan berkah penuh ampunan dan bulan pembinaan kaum muslimin menuju derajat orang-orang yang bertaqwa.
Kedatangan bulan Ramadhan yang dinantikan oleh umat islam sebagai momen yang tepat untuk perbaikan diri dan penyucian jiwa (tazkiyatun nafs). Dengan kebersihan hati diharapkan akan memunculkan kekuatan iman dan ruhiyah dalam menghadapi problematika kehidupan yang semakin berat. Oleh karenanya, memasuki bulan mulia ini seyogyanya umat Islam mempersiapkan segala perbekalan dengan baik sehingga tujuan Ramadhan yang mulia dapat diraih yaitu peningkatan derajat taqwa.


Pra Hijrah
Majelis Tabligh PWM DIY menggelar Pendidikan Mujahid Dakwah Muhammadiyah PMDM III. Pendidikan ini dilakukan selama kurang lebih 2 bulan tiap hari Sabtu dan Ahad, 8 Maret s.d. 11 Mei 2014 bertempat di Gedung PWM DIY, Jl. Gedongkuning 130 B Yogyakarta. Kegiatan yang mengambil tema ‘Membangun Semangat Dakwah, Membentuk Da’i Mandiri dan Berilmu’’ ini sebagai upaya mendidik mubaligh-mubaligh muda untuk dapat meningkatkan kualitas kemubalighkannya sehingga mampu berdakwah secara penuh, memperkaya pengetahuan dan pemahamannya terhadap persoalan dakwah dan keummatan termasuk ikut berkiprah menanggulangi pemurtadan ummat.
PMDM III diikuti oleh utusan dari PDM Se-DIY dan ORTOM tingkat Wilayah, berbeda dengan PMDM ke dua hanya diikuti oleh PDM Se-DIY, dan PMDM pertama diikuti utusan dari guru-guru Muhammadiyah. Target PMDM III adalah terpenuhinya kebutuhan akan muballigh Muhammadiyah yang berilmu dan beramal Islam sesuai dengan PHI Warga Muhammadiyah, terbentuknya muballigh Muhammadiyah yang militan dan mandiri yang mampu memenuhi kebutuhan pokok diri dan keluarganya sehingga diharapkan mampu menjaga keikhlasan dalam dakwahnya, terbentuknya korps Muballigh Muhammadiyah yang akan menjadi pusat pergerakan dakwah Muhammadiyah di Wilayah DIY.
Sebelum hijrah PWM DIY juga mengadakan pembekalan bagi peserta MH selama tiga hari di Unires. Dengan tujuan penguatan skill peserta PMDM lebih ditekankan dengan praktik menulis materi khutbah, praktik kultum dan khutbah Jum’at dan iedain, ditambahkan materi pemanfaatan fund rising sebagai bagian penguatan dakwah, dan studi lapangan atas tantangan dan keberhasilan muballigh di daerah terpencil.
Hijrah
Saya dan teman-teman MH  di bagian Bantul, sebelum diantar ke tempat lokasi dikumpulkan di PDM Bantul terlebih dahulu. Di PDM Bantul kami diberi arahan oleh bapak-bapak PDM Bantul. Kebetulan saya akan ditempatkan di Manding Bantul. Desa di mana terkenal dengan pernak pernik kulit dan ternyata desa di mana adik ketemu besarku tinggal sebut saja Malwa tinggal. Kawan-kawan perjuangan MH siap dijemput oleh Bapak-bapak PCM Bantul untuk diantar di tempat lokasi MH. Dan kebetulan saya dan Malwa motoran ke Manding. Hijrah di manding itu suatu anugerah indah dan scenario Allah. Penerimaan masyarakat dan Keluarga Malwa yang sangat luar biasa. Hari-hari MH ku lalui dengan sepenuh hati, berasa KKN hehe. Dari MH banyak diambil hikmah dan distulah di mana aku ditemukan dengan keluarga baru yang Allah rencanakan tuk sebgai orang tua ku sendiri dan adik-adik ku. Rutinitas sore memberi sedikit ilmu pada adik-adik TPA, buka bersama, shalat bareng, mendengarkan kultum dan sebelum pulang tadarus. Program tambahan seperti Nonton bareng kartun Islami, Pelatihan perawatan Jenazah, Lomba (mading, kaligrafi, hafalan surah pendek, pidacil, adzan, CCA, dan Badminton), Outbond, dan Muhasabah serta Tabligh Akbar. Seru banget pokoknya. Bersyukur bisa hijrah di sekeliling orang yang sayang sama Jujuk.
Pra pulang Hijrah
Detik-detik kembali pulang pun terasa, di mana kami peserta MH mengadakan Tabligh Akbar serta pamit yang bahasanya perpisahan. Perpisahan yang diselingi dengan pembagian piala dan hadiah lomba, penampilan-penampilan dari santri TPA Masjid Baiturrahman Manding. Tabligh Akbar diisi kolaborasi Bapak Hidayatu Rohman dan Mirza. Sedih dan bahagia campur aduk. Dulunya Bapak yang sering mengantar sahur dengan perjuangannya dan sekarang menjadi papa ku. Rindu saat-saat sahur diantar makan sahur oleh papa. Di mana papa mengantar sahur untuk kami di rumah uti. Uti sudah seperti nenek ku sendiri. Semua itu tidak bisa ku lupa. Nah kembali ke perpisahan, dari muda mudi Manding Wana bakti memberikan tanda tresno dan begitu pula kami juga berterima kasih pada sponsor dan warga. Kami saling meneteskan air mata, air mata kerinduan dan kekeluargaan. Masih ingat kala ketua pemuda ultah dan dikerjaiin habis-habisan sambil bakar-bakar jagung. hehe..ingat memori lucu-lucu bersamanya.
Kembali Pulang Hijrah
Sebelum pulang, tentunya kami bereempat dengan teman-teman MH pamit dengan ketua PCM Manding dan tuan rumah. Di situ banyak nasihat dari bapak PDM juga. Kenangan yang membekas dan sudah menyatu di hati. Bahagia itu bukan karena program kerja MH terlaksana semua tetapi bagaimana kita bisa membaur dan bermanfaat untuk masyarakat meski itu kecil.
Oleh-0leh Pasca Hijrah
Anugerah indah sebagai oleh-oleh dari Allah, aku mempunyai papa mama adik mbk dan uti baru. Di mana keluarga yang pribadinya selalu dekat dengan Allah. Hal itulah oleh-oleh yang mahal harganya. Komunikasi dengan teman-teman pemuda pemudi serta masyarakat tidak bisa lepas dari sekarang. Subhanallah, perjuangan itu indah siapa menanam akan mengetam.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More